Baiklah, mari kita ucapkan bismillahirahmanirahim dulu sebelum melanjutkan cerita gue kali ini, gue akan menceritakan perjalanan gue ke Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Santai aja.. Jangan takut, ceritanya gak bakalan seperti yang lo bayangin alias gak ada serem-seremnya.

Pada Sabtu, 7 November 2015, Masa liburan gue selama 3 hari akhirnya datang juga, dan liburan itu kebetulan ke Pelabuhan Ratu di Sukabumi.

Sekitar jam 10 pagi di sabtu yang mendadak mendung. Gue dan temen gue; Ega, Fendi Dan Yudis yang kebetulan biasa kami panggil dengan sebutan, Bolu (kayak bolu kukus gitu). Bukan kok, itu nama orang. Kami berangkat dari kota Bekasi menuju Sukabumi, yang jaraknya sekitar seribu tahun cahaya. ya... jauh banget pokoknya.. T__T

Berangkat dari kota Harapan Indah, masing-masing membawa 2 motor yang berbeda. Ega dan Fendi membawa motor Yamaha Vixion yang dijamin mantap untuk perjalanan jauh, sementara gue sama Bolu membawa motor yang belum lunas dan sedikit terbuang, iya itu motor Honda Beat kesayangan gue.

Ditengah perjalanan, kami dibawa muter-muter jalan sama si Ega, katanya biar perjalanannya sedikit lebih cepat daripada melewat jalur utama, "kalau dari jalan raya pasti lama nunggu lampu merahnya", kata Ega selaku yang tau jalan. Baru sampai sekitar Kota Wisata, Cibubur, tiba-tiba cuaca mendadak mendung, gerimis-gerimis gimana gitu, sampai akhirnya hujan beneran, dan kami terpaksa meneduh.

Sambil menunggu hujan reda, kami berhenti sejenak, dan memilih tempat berteduh. Pilihannya ada 2, gabisa disebutin tempatnya. tapi sebutin aja deh, Di indomaret Dan alfamart. Hingga akhirnya kami memilih berteduh di depan alfamat yang ada tempat duduknya, gitu. Niatnya Sambil ngecengin kasir alfa juga. buat dibawa pulaaang. muahaha

"TOLONG YA BECANDAAN ANDA DIJAGA, CANGKEM!!"

Setengah jam yang cukup lama kami berteduh menunggu hujan reda, Dan reda pun akhirnya tiba juga membawa gorengan dan teh anget. Kami melanjutkan perjalanan ditemani gerimis-gerimis kecil yang menampar wajah masing-masing. Anjiiiir basaaah ah basah..semp*k gue basaah!!

Hampir Nyasar
Jalan demi jalan sudah dilewati, hingga sampai di perempatan Bogor, antara jalan tol menuju Jakarta, Puncak dan arah Sukabumi (asli ini gue gak tau nama-nama daerah). Kami sedikit tersesat, berpisah dan bingung masing-masing. "Waduuh.. Jalannya kemana sih?" Tanya gue yang lagi pegang stang motor, "gatau! Coba telpon telpon..." Jawabnya Bolu yang kebetulan saat itu boncengan bareng gue. Sampai beberapa menit telpon gue gak di jawab-jawab, tiba-tiba nongol lah tuh orang berdua dari belakang. Untung gak salah belok ke arah Puncak, Bisa-bisa muter balik jauh lagi. -___-

Gerimis mulai nangis lagi, duh!
Sampai di sekitar Ciawi, gerimis mulai turun lagi. Rasa dingin cuaca sekitar dan basahnya jaket tidak memaksa kami untuk berhenti, pejalananpun tetap lanjut karna waktu sudah hampir gelap.

Kami melanjutkan perjalanan. Tiba di sekitar Cibadak, kami berhenti sejenak untuk istirahat. Dan kesempatan ini gue gunakan untuk survei ada berapa banyak badak di sini. Hampir setengah jam waktu terbuang sia-sia, hingga akhirnya gue frustasi karena gak ketemu sama badaknya. Dan katanya emang gak ada badak. Cibadak (Air dan Badak) mungkin dulunya banyak badak berenang di sini, pake pelampung.

Sampai di pelabuhan ratu
Setelah beberapa jam lamanya waktu perjalan Bekasi-Sukabumi dengan ditemani gerimis selama perjalanan, sampai disekitar pelabuhan ternyata gak ada sama sekali hujan ataupun gerimis-gerimis yang mengundang, mirip lagu Malaysia, anjay. Berhenti sejenak sekitar pantai yang indah banget, saking udah gelapnya, pasir dan ombaknya pun gak kelihatan, indah, kan? Kami sedikit memesan kopi susu dan gorengan hangat sebelum melanjutkan perjalanan; menuju rumah Ega.

Pantai yg indah banget kan.

Setelah lelah diperjalanan, akhirnya kami sampai sekitar jam 10 malam. Waktu sampai dirumah itu lega banget, langsung mandi, dan gue memilih untuk langsung tiduuur. Capek banget anjir!!

Dirumah Ega, gue berasa jadi tamu, ia emang tamu sih. Segala sesuatu disiapin, makanan enak, teh anget sampai janda muda (yg ini enggak). Dan akhirnya kami tertidur, sampai jumpa besok berenang di krusty krab sama spongebob.

Gak ketemu nyi Roro Kidul
gue sama temen-temen dipandu wisata sama si Ega, keliling Pelabuhan Ratu, berenang, tenggelam dan menghilang

Enggaklah!

di sana gue baru tau kalo suasana pantainya hampir sama kayak pantai di di dekat rumah gue, Cianjur. banyak ombak, karang,  sedikit seram  lah pokoknya.

gue bingung aja, katanya di sana itu rumah singgah Ratu Nyi Roro Kidul. gue cukup tau kisah beliau, gatau itu fiksi atau bukan, yang pasti pantai dekat rumah gue katanya bagian dari pantai atau wilayah beliau, pantai selatan. gue emang gak ketemu sama beliau, kan gue gak tenggelam (astagfirulloh jangan sampe pokoknya).

Tapi, dengan warisan pantai yang indah ini gue harus bersyukur atas karya Tuhan yang udah kasih. pantai yang indah, orang-orang yg ramah dan wanita yang mempesonaaaaah.. Hahaha

Nyobain ngerokok yang bikin gak mau lagi.
Tau lah muka gue yg mana

Gue mikir lagi, Tuhan itu udah ngasih nikmat lebih buat kita, tapi masih ada aja yang ngeluh ini ,ngeluh itu lah, gak sadar apa kalo di sekeliling kita itu udah Tuhan kasih buat kita nikmatin? Ya gue sadar diri aja kalau gue juga kadang banyak ngeluhnya. Mau ini lah-mau itu lah, ujung-ujungnya gak kesampean. Ahaha.. I'am sorry God, thanks for all & I love you, Always....

semoga di lain waktu gue bisa balik lagi ke sana, bareng temen-temen atau bareng gebetan yang baru nolak gue ( gue jadiin tumbal looh,muahahahahaha) jahat banget yak gue, becanda. see you guys.

Sampai jumpa di perjalanan selanjutnya~